1. Red Claw (Cherax quardricarinatus)

Ini jenis yang paling banyak di budidayakan di Indonesia karena jenis ini mempunyai siklus yang sederhana dan hidupnya dihabitat asli seperti sungai,rawa atau danau didaerah Quensland, Austrlia yang mendekati dengan iklim Indonesia dan mudah dibudidayakan baik pembiakan yang cukup mudah juga pakannya yang mudah diperoleh. Red Claw = capit merah disebut demikian karena di kedua capitnya  bagian luar ada strip merah utk yang Jantan.
ein Bild

2. Yabby (Cherax destructor)

Yabby habitat aslinya di bagian barat Australia, jenis ini juga mulai diminati di Indonesia utk dibudidayakan karena bentuknya yang eksotis dengan Capit yang besar sebesar badannya sendiri dan berwarna biru cerah.Dengan Capit yang besar,lobster ini bisa mencapai bobot lebih dari 350gr mungkin bisa 1kg. Yabby ini juga mudah untuk dibudidayakan hanya saja tingkat kanibalnya tinggi.  

ein Bildein Bild

3.Red Swamp Crayfish (Procabarus Clarkii)

Clarkii nama tenarnya lobster ini sangat cocok untuk menghiasi aquarium karena warnannya cukup menarik Merah menyala. Lobster ini habitat Aslinya di America Selatan, tetapi mulai dibudidaykan dibeberapa wilayah seperti Eropa,Asia,dan Australia. Lobster ini berukuran kecil hanya bisa mencapai bobot  50gram saja.

ein Bild

 4.Marron (Cherax tenuimanus)

Jenis ini juga berasal dari Australia, Marron dapat hidup pada suhu 12.5 s/d 24 derajat celcius, dan akan mati pada suhu 30 derajat. Dengan suhu demikian rupa,Marron ini tidak mudah dibudidayakan di daerah tropis.

Jenis-jenis dibawah ini adalah jenis-jenis yang terdapat diperairan tawar Irian Jaya (Papua)

5.Blue Monticola

7.Orange Tip

8.Cherax Albertisi

9.Black Tiger

10.Supered Papua

Pada dasarnya Semua jenis Lobster bersifat kanibal, dan pemakan segala.

Today, there have been 8 visitors (14 hits) on this page!
=> Do you also want a homepage for free? Then click here! <=